Phelan merupakan pejabat tinggi Pentagon terbaru yang lengser sejak perang Iran dimulai. Awal bulan ini, Menhan Hegseth juga meminta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George untuk mundur. Pemecatan mendadak ini terjadi di tengah operasi besar-besaran Angkatan Laut AS dalam mengawasi blokade Selat Hormuz—salah satu misi terbesar dalam beberapa dekade terakhir.
Namun, sebagai pemimpin sipil, Phelan tidak memiliki pengawasan langsung atas operasi militer di dekat Selat Hormuz. Oleh karena itu, kepergiannya diperkirakan tidak akan mengganggu jalannya operasi di lapangan.
Membangkitkan kembali kejayaan galangan kapal merupakan salah satu prioritas utama pertahanan dalam pemerintahan Trump. Phelan sempat hadir di kediaman Trump di Mar-a-Lago pada Desember lalu saat sang presiden memperkenalkan kapal perang kelas-Trump (Trump-class battleship) yang baru. Kala itu, Trump memuji Sekretaris AL-nya sebagai "salah satu pengusaha paling sukses di negara ini."
"Dia mungkin mengambil pemotongan gaji terbesar dalam sejarah," ujar Trump saat itu merujuk pada profil Phelan yang merupakan donor kampanye sekaligus mantan manajer investasi.
John Phelan adalah pendiri MSD Capital lebih dari dua dekade lalu, firma yang mengelola kekayaan keluarga pendiri Dell, Michael Dell. Ia kemudian mendirikan Rugger Management, sebuah firma investasi swasta di Palm Beach, Florida.
Penggantinya, Hung Cao, lahir di Vietnam Selatan dan mengungsi ke AS pada tahun 1975 setelah jatuhnya negara tersebut. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut. Selepas dinas militer, Cao menjabat sebagai Wakil Presiden di CACI International, sebuah perusahaan teknologi informasi dan kontraktor pemerintah. Ia juga sempat mencalonkan diri sebagai Senat AS di Virginia pada tahun 2024, meskipun tidak berhasil terpilih.
(bbn)





























