Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ekonom Nilai Langkah yang Tepat
Pramesti Regita Cindy
20 April 2026 12:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ekonom menilai keputusan pemerintah merestui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi adalah hal yang tepat.
Menurut pakar ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada Fahmi Radhy, hal ini dapat mengurangi beban anggaran negara sekaligus dapat membantu menekan kompensasi yang harus dibayar pemerintah akibat penjualan BBM nonsubsidi di bawah harga keekonomian.
"Kendati agak terlambat, pemerintah akhirnya menaikkan harga BBM nonsubsidi, yang berlaku mulai 18 April 2026. Kebijakan itu dinilai sangat tepat lantaran dapat mengurangai beban APBN untuk membayar kompensasi akibat Pertamina harus menjual BBM di bawah harga keekonomian," kata Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4/2026).
Dia juga menilai keputusan pemerintah tidak menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green sebagai langkah strategis.
Penyebabnya, jumlah konsumen kedua jenis bensin tersebut disebutnya relatif lebih besar ketimbang ketiga BBM nonsubsidi Pertamina lainnya, sehingga kenaikan harga kedua BBM itu dikhawatirkan memberikan kontribusi terhadap kenaikan inflasi dan penurunan daya beli masyarakat.
































