Logo Bloomberg Technoz

Mengutip laporan Stockbit Sekuritas, jumlah itu mengindikasikan dividen final sekitar Rp117 per saham dan yield dividen final sekitar 4,6%, berdasarkan harga saham ADRO pada intraday Jumat (17/4/2026) di Rp2.530 per saham.

Sebelumnya, manajemen ADRO membagikan dividen tahun buku 2024 sebesar US$500 juta. Adapun, besaran dividen tahun buku 2023 mencapai US$800 juta.

Manajemen ADRO menyatakan bahwa sisa laba bersih sebesar US$194.220 atau sekitar 0,04% akan dimasukkan sebagai saldo laba perseroan.

Laba Anjlok

Sebelumnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan penurunan kinerja keuangan sepanjang 2025.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar US$447,69 juta atau setara Rp7,46 triliun.

Laba bersih ini anjlok hingga 67,56% dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar US$1,38 miliar.

Anjloknya laba tersebut sejalan dengan turunnya pendapatan usaha. ADRO mencatatkan pendapatan usaha sebesar US$1,87 miliar atau setara Rp31,16 triliun (kurs Rp16.666 per dolar AS) sepanjang 2025.

Posisi tersebut turun 9,66% dibandingkan dengan posisi tahun lalu yang sebesar US$2,07 miliar.

Pendapatan ADRO masih didominasi oleh jasa pertambangan yaitu sebesar US$868,28 juta. Sementara pos penjualan hasil tamang ekspor anjlok dari sebelumnya US$333,21 juta menjadi hanya sebesar US$186,90 juta.

Meski pendapatan usaha turun, beban pokok pendapatan ADRO justru membengkak dan semakin menekan laba kotor. ADRO mencatat total beban pokok sebesar US$1,23 miliar, atau naik 2,50% dibandingkan dengan posisi sebelumnya yang sebesar US$1,2 miliar.

Alhasil laba kotor tercatat sebesar US$636,63 juta atau setara Rp10,61 triliun. Laba ini turun 27,16% dibandingkan dengan 2024 yang sebesar US$873,99 juta.

Di posisi neraca keuangan, ADRO membukukan total liabilitas sebesar US$1,81 miliar. Posisi ini naik dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar US$1,33 miliar akibat adanya penambahan dalam pos utang bank dan beban yang masih harus dibayar.

Sementara itu, total aset tercatat sebesar US$6,81 miliar dengan ekuitas yang mencapai sebesar US$5 miliar.

(fik/naw)

No more pages