Logo Bloomberg Technoz

“Secara teknikal, IHSG masih berpotensi menguat terbatas dengan pergerakan dalam range 7.200 – 7.310, dengan pelaku pasar tetap mencermati perkembangan konflik Iran–AS–Israel,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, yang juga mencermati arah harga komoditas global utamanya minyak, serta rilis data inflasi Amerika Serikat yang akan mempengaruhi arah kebijakan suku bunga global.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah EMTK, RAJA, dan ESIP.

Melansir Phintraco Sekuritas, Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4.7% pada tahun ini dari proyeksi sebelumnya 4,8%, serta lebih rendah dari target pemerintah di APBN 2026 sebesar 5,4%. 

Pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi ini disebabkan karena ekonomi Indonesia diproyeksikan terdampak oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang meningkatkan harga energi global. Penurunan proyeksi ini sejalan dengan tren perlambatan ekonomi secara regional di kawasan Asia Timur dan Pasifik di luar Tiongkok, diproyeksikan mencapai 4,1% dari 4,4% proyeksi sebelumnya. 

“Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas MA–20 dan pembentukan histogram positif MACD masih berlanjut. Sehingga IHSG diperkirakan bergerak cenderung menguat menguji level 7.350,” mengutip paparan Phintraco.

Kabar terbaru, Israel menyatakan akan melakukan negosiasi dengan Lebanon, sehingga menghilangkan poin perselisihan utama dalam gencatan senjata AS–Iran yang sebelumnya tidak stabil akibat penyerangan Israel terhadap Lebanon. 

Adapun Presiden Trump mengatakan pasukan AS akan tetap berada di teritori Teluk sampai kesepakatan nyata tercapai dan dipatuhi.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham EMTK, CUAN, CTRA, ISAT, dan BRPT.

CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya Bursa Wall Street seiring harapan berlanjutnya gencatan senjata di Timur Tengah dan penguatan beberapa harga komoditas global diperkirakan dapat menjadi sentimen positif. 

Sementara itu, aksi net sell investor asing dari IHSG pada perdagangan kemarin berpotensi menjadi sentimen negatif.

“IHSG diprediksi bergerak melanjutkan penguatannya dengan support 7.191–7.084 dan resistance 7.423–7.528,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi saham TAPG, DSNG, EMTK, ITMG, HRTA, dan BRPT.

Panin memproyeksikan IHSG akan melemah pada perdagangan hari ini, disebabkan oleh wait and see negosiasi di tengah gencatan senjata, melemahnya harga komoditas utama seperti metal mining, pelemahan nilai tukar rupiah, serta masih derasnya outflow dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BTPS, HMSP, dan MIKA.

(fad)

No more pages