Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Tutup 13 PLTD, Klaim Hemat Impor BBM 20%

Redaksi
09 April 2026 16:20

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik. (9/4/2026). (Tangakapan layar YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik. (9/4/2026). (Tangakapan layar YouTube Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta -  Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tidak ingin ada lagi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), sehingga akan menutup 13 PLTD milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Oleh karenanya, Prabowo memutuskan akan menjalankan program elektrifikasi 100 Gigawatt yang diharapkan bisa dicapai dalam dua tahun. 

Dengan penutupan 13 PLTD tersebut, dia mengklaim akan bisa menghemat langsung 20% impor bahan bakar minyak (BBM).


"Dengan kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah di PLN, kita akan menghemat 200.000 barel sehari. Kita masih perlu impor sekarang ini satu juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita menghemat langsung 20%," ujar Prabowo dalam peresmian Pabrik Perakitan Kendaraan Komersial Berbasis Listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap berencana merevisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tahun 2025-2034, sebab pemerintah tengah mempercepat dedieselisasi hingga membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).