Logo Bloomberg Technoz

BPS juga mencatat total impor gula nasional sepanjang 2025 mencapai sekitar 3,93 juta ton. " Impor kita paling banyak berasal dari beberapa negara termasuk dari Brazil," kata dia.

"Secara total kita masih melakukan impor 3,93 juta ton, dan secara umum sebetulnya pasokan domestik kita membaik, tetapi kita masih memiliki ketergantungan terhadap impor," imbuh Sonny.

Kejar Swasebada 2027

Dalam kesematan yang sama, Menteri ri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan komitmen pemerintah untuk mengejar swasembaga gula konsumsi pada 2027 lewat penguatan sektor hulu hingga hilir.

Salah satu upaya tersebut dilakukan leewat peremajaan lahan tebu dalam negeri seluas 100.000 hektare (ha) per tahun melalui hibah APBN senilai Rp1,7 triliun per tahun.

"Kami sudah mengambil langkah bersama swasta dan PTPN kita anggarkan 100.000 hektar satu tahun. Kami anggarkan 2025 itu 1,7 triliun dan itu hibah APBN," ujar Amran.

Amran mengatakan, saat ini mayoritas lahan tebu di dalam negeri masih tinggi penggunaan ratoon (tanaman tebu hasil keprasan berulang) yang sudah tidak produktif.

Kondisi itu, kata dia, menyebabkan produktivitas tebu terus menurun drastis dibandingkan periode masa lalu. Idealnya, kata dia, sebanyak 25% lahan tebu tersebut diremajakan. Namun, kenyataannya saat ini batu hanya sekitar 10% yang dilakukan.

“Dulu tahun 1930 produktivitas 14 ton gula. Setelah kita merdeka 4,9 ton kami hitung tadi ton per hektare. Kenapa? Ini ada saling keberkaitan Bu,” kata dia.

"Kami sudah kami yakin insyaallah kalau ini konsisten tahun 2027 itu swasembada gula putih kemudian kita lanjutkan untuk industri."

Berdasarkan data paparannya, kata Amran, saat ini luas areal panen eksisting tebu naionasl tercacat sebesar 563,3 ribu ha. Dari situ, produktivitas tebu tercatat sebesar 69,35 ton/ha, dengan produksi GKP (gula kristal putih) mencapai 2,67 juta ton.

Sementara itu, kebutuhan total kebutuhan GKP nasional tercatat mencapai sebanyak 2,8 juta ton, dan gula gula kristal rafinasi (GKR) untuk industri sebanyak 3,9 juta ton.

Secara total, kebutuhan gula nasional mencapai sebanyak 6,7 juta ton. Dengan demikian, pemerintah masih kekurnagan sebanyak 4,03 juta ton untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.

(ain)

No more pages