Logo Bloomberg Technoz

IHSG Melejit, Sinyal Investor Makin Yakin terhadap Indonesia

Redaksi
08 April 2026 11:07

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pada perdagangan pagi ini. Pada Rabu (8/4/2026) pukul 09:55 WIB, IHSG berada di posisi 7.150,63. Melesat 2,56% dibandingkan hari sebelumnya.

Kabar dari FTSE Russell menjadi katalis bagi positif bagi IHSG. FTSE Russell mengumumkan bahwa Indonesia tetap berada di level secondary emerging market

Sebelumnya, FTSE membekukan evaluasi terhadap konstituen dari bursa saham Indonesia pada Maret lalu. Ini dilakukan menyusul reformasi bursa saham yang tengah dilakukan Self Regulatory Organization (SRO), yang mendapat dorongan dari pemerintah.


Berdasarkan keterangan resmi FTSE Russell, Indonesia telah memperkenalkan berbagai inisiatif reformasi, termasuk peningkatan keterbukaan kepemilikan saham, perluasan kategori klasifikasi investor, hingga penerapan batas minimum free float

"Langkah-langkah tersebut ditujukan untuk menjawab kekhawatiran yang sebelumnya muncul terkait transparansi data dan keandalan informasi di pasar modal,” sebut FTSE Russell.