Logo Bloomberg Technoz

Isi Kerja Sama Pertamina - Posco Korsel: CCS hingga Proyek EBT

Azura Yumna Ramadani Purnama
03 April 2026 13:00

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri (Dok. Pertamina)
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri (Dok. Pertamina)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan nota kesepahaman yang diteken perseroan dan perusahaan asal Korea Selatan, POSCO International Corporation, merupakan langkah awal dalam proses penjajakan pengembangan dan potensi penerapan teknologi rendah karbon di Indonesia dan Korea Selatan.

Simon mengungkapkan melalui Memorandum of Understanding (Mou) tersebut, kedua perusahaan akan mengeksplorasi potensi kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan teknologi rendah karbon. Hal ini khususnya pada pengembangan carbon capture storage (CCS), carbon capture utilization and storage (CCUS), pengembangan blue hidrogen atau Ammonia, serta potensi kerja sama pada sektor energi baru dan terbarukan (EBT).

Kerja sama mencakup kajian aspek teknis pada rantai teknologi rendah karbon, serta kajian non teknis untuk penerapan teknologi rendah karbon tersebut.


“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Pertamina untuk mempercepat pengembangan ekosistem teknologi rendah karbon di Indonesia, dengan pemanfaatan teknologi CCS/CCUS, pengembangan hidrogen biru, hingga energi baru terbarukan yang diharapkan dapat mendukung target penurunan emisi sekaligus membuka peluang ekonomi karbon di masa depan,” kata Simon melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat (3/4/2026).

Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan dalam rangka kerjasama bilateral antara kedua negara.