Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Imbau Masyarakat Bijak Isi BBM hingga Tangki Penuh

Redaksi
01 April 2026 12:04

Sejumlah pengendara mengantre mengisi BBM di SPBU Pertamina, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sejumlah pengendara mengantre mengisi BBM di SPBU Pertamina, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mengumumkan Transformasi Budaya Kerja dan Gerakan Hemat Energi sebagai langkah mitigasi dan antisipasi dinamika global. Momentum ini dimanfaatkan untuk melakukan perubahan perilaku yang lebih efisien, salah satunya dalam mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa stok BBM nasional saat ini dalam kondisi aman. Kondisi ekonomi terjaga. Meski demikian, perubahan perilaku diperlukan agar masyarakat tetap tenang dan produktif. 

Masyarakat diimbau bijak dalam konsumsi BBM, dengan penggunaan wajar setiap hari supaya distribusi tetap adil dan stabil.


Untuk memastikan penggunaan BBM secara bijak dan wajar, pemerintah melakukan pengaturan pembelian dengan barcode MyPertamina. Pengisian per hari dapat dilakukan setiap kendaraan secara wajar hingga 50 liter alias sampai tangki penuh. Pengaturan ini tidak berlaku bagi truk dan angkutan umum. 

"Pemerintah mengajak seluruh masyarakat dan dunia usaha untuk tetap produktif, berpartisipasi aktif, dan mendukung efisiensi dan transformasi budaya kerja ini. Untuk memastikan distribusi BBM, pemerintah akan melakukan pengaturan pembelian dengan penggunaan barcode MyPertamina dengan batas wajar 50 liter per kendaraaan. Tetapi ini tidak berlaku bagi kendaraan umum," kata Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Selasa (31/3).