Industri Mamin Tersengat Dampak Perang: Kemasan Naik Hingga 60%
Sultan Ibnu Affan
31 March 2026 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Industri makanan dan minuman (mamin) mulai merasakan dampak dari eskalasi perang di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat (AS) dan Israel yang turut menyebabkan kenaikan harga minyak dan kelangkaan pasokan gas.
Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan dampak mulai terasa pada kenaikan harga kemasan yang saat ini telah naik hingga 60%.
"Ini sangat berpengaruh terhadap ketersediaan kemasan plastik. Nah ini yang mengakibatkan harga melonjak dan di pasar, khususnya pasar ritel, itu untuk yang kemasan-kemasan yang siap jual itu kenaikan bisa bahkan 50-60%," ujarnya saat dihubungi, Selasa (31/3/2026).
Adhi mengatakan, kenaikan tersebut disebabkan oleh produsen bahan baku atau industri hulu plasik yang mayoritas berasal dari wilayah Timur Tengah kini mulai mengurangi produksi dan hambatan pengiriman.
Industri tersebut meliputi produsen seperti Polietilena (PE), Polipropilena (PP), hingga (Linear Low-Density Polyethylene), yang bahkan telah menurunkan produksi hingga 30% dari produksi normal harian.
































