Logo Bloomberg Technoz

Konsekuensinya, laba usaha tersisa untuk MDKA sepanjang 2025 sebesar US$146,68 juta yang belakangan ditekan beban keuangan mencapai US$128,71 juta.

Investment Analyst Stockbit Sekuritas memperkirakan kerugian MDKA berasal dari beban operasional persiapan commercial operation date (COD) tambang emas Pani yang dioperasikan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).

Adapun, EMAS mencatat rugi bersih US$27,49 juta atau sekitar Rp455,54 miliar sepanjang tahun lalu, bengkak 105% dari tahun sebelumnya di angka US$13,32 juta.

“Kerugian terbesar dari segmen ‘others & elimination,’ yang kami perkirakan terdapat kontribusi Merdeka Gold Resources (EMAS) (rugi US$106 juta) dan proyek Wetar (rugi US$40 juta),” kata Melvin seperti dikutip dari riset Stockbit, Selasa (31/3/2026).

Selain itu, menurut Melvin, proyek Tujuh Bukit turut menjadi penekan kerugian MDKA sepanjang tahun lalu. Alasannya, terdapat penurunan volume penjualan dari proyek Tujuh Bukit sebesar 49% secara kuartalan ke 15.000 ounces.

“Kami menduga penurunan ini terkait waktu pengiriman karena volume produksi justru naik +7% QoQ, sehingga kami ekspektasikan volume penjualan akan melonjak pada 1Q26 disertai penurunan cash cost,” kata Melvin.

Di sisi lain, MDKA bakal mendorong produksi emas tahun ini dari tambang emas Tujuh Bukit sekitar 90.000 ounces dan proyek tambang emas Pani yang dioperasikan EMAS sekitar 115.000 ounces.

Presiden Direktur MDKA Albert Saputro mengatakan perseroan bakal memperkuat fondasi bisnis lewat peningkatan skala operasi dan pengembangan sejumlah proyek strategis.

“Dengan kemajuan signifikan di seluruh proyek kami dan kontribusi yang makin kuat dari entitas anak usaha, kami optimis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan,” kata Albert dikutip dari siaran pers, Minggu (31/3/2026).

(naw)

No more pages