Logo Bloomberg Technoz

Secara teknikal, IHSG berpotensi untuk bergerak terbatas dengan range support di 7.000 dan resistance pada 7.100. 

Sementara itu, ribuan hingga jutaan warga Amerika Serikat menggelar aksi nasional bertajuk “No Kings” untuk memprotes kepemimpinan Donald Trump. 

“Pasar akan mencermati rilis data penting minggu ini khususnya lokal seperti Inflation Rate dan Neraca perdagangan Indonesia,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AKRA, DSNG, dan CYBR.

Melansir Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG amat dipicu oleh menguatnya kembali harga minyak mentah di tengah keraguan akan adanya negosiasi untuk mengakhiri perang antara AS–Iran.

Ketidakpastian kelanjutan upaya negosiasi AS–Iran mendorong harga minyak mentah menguat kembali, biarpun Iran memperbolehkan beberapa kapal melewati Selat Hormuz. 

Serangan Houthi Yaman terhadap Israel, semakin menambah eskalasi perang. Konflik yang berlangsung lebih lama dicemaskan akan berdampak bukan hanya pada kenaikan harga saja, namun juga pada ketersediaan minyak mentah. Beberapa negara, terutama dari Asia, telah mengumumkan krisis BBM. Jika ini berlangsung lama dan meluas akan berdampak pada perlambatan ekonomi global serta memicu potensi stagflasi.

“Investor cenderung berhati–hati, jika tidak ada perubahan positif pekan ini. Diperkirakan IHSG berpotensi kembali menguji level 6.800–7.000,” mengutip paparan Phintraco.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham MEDC, ENRG, PTRO, ANTM, dan CUAN.

CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya mayoritas Bursa Wall Street seiring kembali melonjaknya harga minyak mentah global serta aksi net sell jumbo oleh investor asing dari IHSG pada perdagangan Jumat lalu berpotensi menjadi sentimen negatif. 

Sementara itu, menguatnya mayoritas harga komoditas global diprediksi dapat menjadi sentimen positif untuk pasar. 

“IHSG hari ini diperkirakan dapat kembali bergerak melemah dengan support 6.986–6.880 dan resistance 7.205–7.315,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi ENRG, ELSA, AKRA, EMAS, DSNG, dan PTBA.

Panin memproyeksikan IHSG akan melemah, disebabkan oleh masih tingginya tensi geopolitik, (2) harga minyak yang terus meningkat, masih derasnya outflow dana asing, serta tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CUAN, CBDK, dan INDY.

(fad)

No more pages