Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian naik sebesar 15,27% menjadi Rp23,33 triliun dari Rp20,24 triliun pada pekan sebelumnya.

IHSG yang turun selama sepekan sejalan dengan aksi jual bersih investor asing Rp1,76 triliun pada akhir pekan. Hari-hari sebelumnya, net sell bahkan mencapai lebih dari Rp2 triliun. Dalam sepekan terakhir, IHSG mengakumulasi net sell hingga Rp22,37 triliun.

Sehingga, secara kumulatif sejak awal tahun, net sell investor asing di seluruh pasar mencapai Rp30,88 triliun.

Dari sisi penggerak indeks, penguatan IHSG selama sepekan banyak ditopang saham-saham energi dan tambang. Saham PT Astra International Tbk (ASII) menjadi kontributor terbesar setelah naik 5,6% dan menyumbang 13,31 poin terhadap IHSG.

PT Bank Mega Tbk (MEGA) menguat 15,8% dengan kontribusi 7,10 poin, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan 4,75% dan menopang 6,68 poin. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 14,95% dengan sumbangan 5,28 poin, sementara PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan 2,07% dengan sumbangan 4,51 poin.

Penguatan juga datang dari PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) naik 4,41% dengan sumbangan 4,48 poin, sementara PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 13,71% dengan sumbangan 3,40 poin.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melonjak 10,27% dengan kontribusi 2,49 poin, kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan 0,63% dengan menyumbang 2,33 poin, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 3,88% dan berkontribusi 2,08 poin.

Di sisi lain, penguatan IHSG tertahan oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 11,16% dan menjadi pemberat terbesar dengan tekanan 15,99 poin terhadap indeks.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) turun 10,53% dengan kontribusi negatif 10,83 poin. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terkoreksi 4,74% dan mengurangi 10,18 poin.

Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)  yang melemah 1,72% dengan 9,43 poin, sementara PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun 4,16% dengan kontribusi negatif 8,65 poin.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,11% dan mengurangi 7,11 poin, disusul PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang melemah 2,57% dengan kontribusi negatif 5,18 poin.

Kemudian ada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melemah 6,67% dan menekan 4,71 poin, disusul PT MD Entertainment Tbk (FILM) turun 14,13% dan menekan 4,06 poin, serta PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang melemah 8,02% dan mengurangi 3,75 poin terhadap IHSG.  

(dhf)

No more pages