Thailand Pangkas Subsidi BBM, Harga Bensin Melonjak 22%
News
26 March 2026 11:20

Randy Thanthong-Knight - Bloomberg News
Bloomberg, Jutaan pengendara di seluruh Thailand terbangun pada Kamis (26/3/2026) dengan kenaikan harga bahan bakar paling tajam dalam beberapa dekade setelah pemerintah setempat mengambil langkah untuk mengendalikan subsidi yang terbebani oleh melonjaknya biaya minyak global.
Pengumuman harga rutin larut malam pada Rabu mengungkapkan kenaikan yang lebih tajam dari perkiraan sebesar 6 baht per liter (18 sen) yang berlaku mulai Kamis, sehingga harga bensin di Thailand naik 14% hingga 22% pada pagi harinya.
Solar — tulang punggung sektor transportasi, pertanian, dan industri Thailand — naik 18%, memperkuat guncangan bagi rumah tangga dan bisnis yang sudah menghadapi kenaikan biaya.
Dampaknya langsung terasa, dengan antrean panjang terbentuk di SPBU semalaman karena para pengemudi bergegas mengisi bahan bakar sebelum kenaikan harga berlaku. Kekhawatiran tentang kekurangan dan kenaikan biaya telah meningkat selama beberapa pekan.




























