Logo Bloomberg Technoz

Malaysia Berencana Pangkas Kuota BBM Bersubsidi, Efek Perang Iran

News
26 March 2026 11:00

Menara Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia./Bloomberg-Charles Pertwee
Menara Petronas di Kuala Lumpur, Malaysia./Bloomberg-Charles Pertwee

Joy Lee - Bloomberg News

Bloomberg, Malaysia berencana mengurangi jatah subsidi bulanan untuk bahan bakar minyak (BBM) paling populer di negara itu di tengah lonjakan harga minyak akibat konflik di Timur Tengah, lapor The Edge.

Pemerintah Malaysia dikabarkan akan memangkas kuota bensin bersubsidi RON95 saat ini sebesar 300 liter untuk warga menjadi 200 liter per bulan mulai April, kata The Edge, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.


Konsumsi yang melebihi kuota akan didasarkan pada harga pasar. Harga bensin RON95 tanpa subsidi telah dinaikkan dua kali atau gabungan sebesar 45% sejak 11 Maret.

Juru bicara Kementerian Keuangan tidak menjawab panggilan dan pesan telepon seluler yang meminta komentar.