Logo Bloomberg Technoz

Sebanyak 191 saham naik, 312 saham turun dan 198 saham tidak bergerak.

Mencermati analisis saham di perdagangan hari ini, Rabu (25/3/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas yang menyebut, pasca libur panjang IHSG masih menghadapi tekanan seiring ketidakpastian geopolitik yang belum mereda; meskipun terdapat wacana gencatan senjata dan penundaan serangan terhadap pusat energi Iran oleh AS selama lima hari, hal tersebut telah dibantah oleh pihak Iran. 

Kondisi risk–off masih dominan, tercermin dari volatilitas harga komoditas seperti emas, minyak, dan gas alam, serta pelemahan bursa saham regional, khususnya di Asia.

“Dengan demikian, kami memproyeksikan IHSG masih berpotensi bergerak dalam tekanan dengan kisaran support pada 6.950–7.000 dan resistance pada 7.135–7.200,” papar BRI Danareksa.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ITMG, PGAS, dan FORE.

Menyitir Phintraco Sekuritas, gejolak harga minyak mentah dan gas memicu Bank Sentral dunia siaga penuh terhadap potensi inflasi yang kembali meningkat. The Fed, ECB, BoE, BoJ dan Bank of Canada juga mempertahankan suku bunga masing–masing tetap. 

The Fed masih memproyeksikan satu kali penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada tahun ini, namun investor sudah tidak memperhitungkan hal tersebut karena kecemasan akan inflasi. 

“IHSG diperkirakan berpotensi melemah dan menguji level support di 6.800–7.000,” papar Phintraco.

Sebagai catatan, mayoritas Bursa global tertekan selama sepekan akibat meningkatnya eskalasi perang di Timur Tengah, kenaikan harga minyak mentah dan kecemasan akan kenaikan suku bunga jika terjadi kenaikan inflasi. 

Akibat adanya serangan Israel terhadap ladang gas South Pars di Iran, yang merupakan ladang gas terbesar di dunia, memicu serangan balasan Iran terhadap infrastruktur energi di 9 negara sekaligus, termasuk kota industri Ras Laffan di Qatar, yang merupakan pabrik LNG terbesar di dunia, unit gas di Kuwait, serta kilang minyak di Arab Saudi dan UEA. Iran juga menyerang kilang minyak dan fasilitas gas di Israel. 

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MEDC, ELSA, ENRG, SIDO, dan INDY.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Melemahnya Bursa Wall Street serta masih tingginya ketidakpastian global seiring masih berlangsungnya konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi menjadi sentimen negatif untuk pasar. 

Sementara itu, aksi net buy asing dan menguatnya mayoritas harga-harga komoditas diperkirakan dapat menjadi sentimen positif. 

“IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah pada kisaran support 7.000–6.920 dan resistance 7.225–7.328,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham MEDC, UNVR, AADI, ISAT, ENRG, dan INKP.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh akumulasi koreksi pasar global selama libur lebaran kemarin, tensi perang yang masih tinggi, yang terlihat dari naiknya yield obligasi dan masih tingginya harga minyak, serta tren outflow di aset berisiko seperti saham khususnya di negara berkembang.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah UNVR, BRMS, dan WIFI.

(dhf)

No more pages