Logo Bloomberg Technoz

Selanjutnya, WK Jalu dimenangkan oleh  Armada Talu Holdings B.V; WK Southwest Andaman oleh Mubadala Petroleum (Andaman II JSA) Limited; WK Barong oleh Konsorsium Inpex Corporation & BP Exploration Indonesia Limited; WK Delapan Muaro oleh PT Tenang Wijaya Sejahtera; WK Tapah oleh PT Goldenheaven Prima Investama; serta WK Nawasena oleh PT Medco Energi Linggau.

Saat ini dengan potensi migas yang dimiliki Indonesia, pemerintah yakin dapat menyediakan energi nasional di masa depan. Potensi migas yang telah teridentifikasi terdapat 128 cekungan migas dan hanya sebanyak 20 cekungan migas yang diproduksikan.

"Pemerintah telah mengidentifikasi 110 area potensial yang tersebar di seluruh nusantara. Ini termasuk 21 Wilayah Kerja telah didapatkan pengelolanya dari lelang sejak akhir tahun 2024, termasuk sembilan Wilayah Kerja yang telah diumumkan tersebut," imbuh Laode.

Untuk mendukung dan memudahkan calon investor melakukan evaluasi dalam memutuskan berinvestasi, pemerintah saat ini juga tengah melakukan beberapa upaya pendalaman studi maupun akuisisi data di beberapa lokasi yang merupakan bagian dari 110 area potensial tersebut.

"Saat ini 10 studi telah selesai dilakukan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS dan beberapa akuisisi Seismic/FTG tengah disiapkan oleh Pusat Survei Geologi ESDM. Pemerintah secara aktif mencari cadangan baru, meningkatkan kualitas data geologi, dan membuka akses bagi investor. Ke-10 area yang telah dilakukan studi LEMIGAS tersebut terbuka bagi investor yang berminat untuk melakukan Open Data Room di LEMIGAS," pungkas Laode.

(ros)

No more pages