Danantara Minta Telkom Konsolidasi Seluruh Aset Fiber BUMN
Redaksi
12 March 2026 08:09

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rencana PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melepas bisnis fiber optik ke mitra bisnis ditunda imbas permintaan dari baru Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara selaku pemegang saham agar perusahaan melakukan konsolidasi seluruh aset sejenis di lingkungan BUMN.
“Danantara ada arahan kepada kami bahwa aset fiber dikonsolidasikan, yang dari luar Telkom tapi masih di dalam Danantara [sesama BUMN],” sebagaimana disampaikan Direktur Utama Telkom Dian Siswarini di kantornya, Rabu (11/3/2026) malam.
Dian menambahkan bahwa rencana konsolidasi akan menambahkan kumpulan aset fiber optik dari dua perusahaan negara, namun enggan menyebutkan identitas BUMN yang menjadi target. “Total ada dua, satu itu [aset fiber optik milik PLN Persero] dan [ada] satu lagi,” jelas dia.
Konsolidasi aset fiber optik dipastikan menjadi prioritas utama, dimana sebelum ada permintaan dari Danantara Telkom bermaksud memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional melalui deed of spin off sebagian bisnis dan aset wholesale fiber connectivity dari Telkom kepada InfraNexia.
Pada tahun berikutnya, lanjut Dian, InfraNexia akan mengimplementasi strategi transformasi berupa unlocking value atas kepemilikan portofolio infrastruktur digital dengan bermitra dengan investor asal dalam dan atau luar negeri.































