Logo Bloomberg Technoz

ESDM Tegaskan Impor Migas dari AS Masih Proses Tender

Azura Yumna Ramadani Purnama
12 March 2026 09:20

Sebuah rig pengeboran minyak Exxon Mobil Corp. di dekat Stanton, Texas. (Fotografer: Justin Hamel/Bloomberg)
Sebuah rig pengeboran minyak Exxon Mobil Corp. di dekat Stanton, Texas. (Fotografer: Justin Hamel/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan rencana pengalihan impor minyak dan gas (migas) ke Amerika Serikat (AS) masih belum dieksekusi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyebut saat ini Indonesia masih melakukan tender atau pengadaan untuk mendatangkan bahan bakar minyak (BBM) hingga minyak mentah dari Negeri Paman Sam.

“Jadi saat ini kita belum [mendatangkan mengeksekusi impor BBM hingga minyak mentah dari AS]. Masih [proses tender], masih,” kata Laode kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026), malam.


Lebih lanjut, Laode mengungkapkan pemerintah dihadapkan pada situasi yang menuntut pemikiran ekstra, karena itu Kementerian ESDM memutuskan mempercepat realisasi impor migas dari AS.

Adapun, keputusan tersebut ditempuh sebab terdapat penutupan jalur dagang migas dunia di Selat Hormuz. Dalam hal ini, sekitar 20%—25% minyak mentah yang diimpor oleh Indonesia melewati jalur perdagangan di Teluk Persia itu.