Logo Bloomberg Technoz

"Di saat yang sama, kami menghadirkan berbagai activation program dan penawaran menarik, termasuk diskon di seluruh aset InJourney, untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat," tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia Mohammad R. Pahlevi mengatakan bandara-bandara di bawah InJourney Airports akan disiagakan selama periode angkutan Lebaran untuk memastikan kapasitas penerbangan tetap terjaga.

Dari total trafik yang diproyeksikan, dua bandara terbesar diperkirakan tetap menjadi pusat pergerakan penumpang yakni Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang dengan estimasi 3,01 juta penumpang serta Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali dengan sekitar 1,13 juta penumpang.

Selain dua bandara tersebut, lima bandara dengan trafik tertinggi selama angkutan Lebaran diprediksi meliputi Soekarno-Hatta, Ngurah Rai Bali, Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, serta Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang.

Untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas penerbangan, InJourney Airports juga mengaktifkan Posko Terpadu Monitoring Data di seluruh bandara pada 13–30 Maret 2026.

“Posko diaktifkan selama 18 hari sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan memudahkan koordinasi di antara stakeholders bandara," kata dia.

"Posko ini akan mengolah data dan laporan untuk menjadi dasar dalam mengambil kebijakan, memastikan kelancaran operasional dan pelayanan bandara, serta kelancaran penerbangan."

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut penjualan tiket pesawat pasca-diberlakukan stimulus diskon jelang mudik Lebaran Idulfitri 2026 tercatat mencapai 1.767.574 kursi. Penjualan tiket pesawat tersebut untuk penerbangan domestik pada periode 13-29 Maret 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan terdapat tiga rute dengan penjualan tiket pesawat tertinggi. 

"Tiga rute dengan jumlah penjualan tertinggi, yakni Jakarta-Denpasar, Jakarta-Medan, dan Jakarta-Padang," kata Dudy, belum lama ini.

Kemenhub memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat secara nasional pada masa Angkutan Lebaran 2026 diprediksi mencapai angka 143,91 juta orang. Provinsi tujuan terbesar adalah Jawa Tengah dengan prediksi jumlah orang bergerak sebanyak 38,71 juta orang.

(ain)

No more pages