Logo Bloomberg Technoz

Dalam konferensi pers di Doral, Florida, Trump menyebut konflik di Iran akan menemukan resolusi “sesegera mungkin.” Bahkan Trump sesumbar bahwa perang akan selesai pekan ini.

“Kami ingin harga minyak turun,” tegas Trump. 

Konflik di Timur Tengah memang menyebabkan harga minyak meroket. Kemarin, harga minyak jenis brent ditutup melesat 6,76% ke US$ 98,96/barel.

Harga minyak brent pun resmi naik tujuh hari beruntun. Selama tujuh hari tersebut, harga terdongkrak 40%.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Berapa target yang perlu dicermati pelaku pasar?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih bertengger di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 53. 

RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI emas belum jauh dari 50 sehingga bisa dikatakan cenderung netral.

Sedangkan indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 17. Di bawah 20, yang berarti tergolong jenuh jual (oversold).

Untuk perdagangan hari ini, harga emas sejatinya berpotensi naik. Apalagi harga sudah melewati pivot point di US$ 5.104/troy ons.

Dari situ, harga emas berpeluang menguji resisten US$ 5.161/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 10. Resisten lanjutan ada di rentang US$ 5.192-5.253/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 5.351/troy ons.

Namun kalau harga emas malah turun lagi, maka US$ 5.077/troy ons rasanya akan menjadi support terdekat. Jika tertembus, maka rentang US$ 5.069-5.050/troy ons bisa menjadi support berikutnya.

Target paling pesimistis atau support terjauh adalah US$ 4.911/troy ons.

(aji)

No more pages