Investor berharap kinerja Nvidia dapat menenangkan pasar setelah munculnya kekhawatiran yang meningkat belakangan ini. Meskipun rata-rata estimasi Wall Street berada di angka US$72,8 miliar, beberapa analis sempat memproyeksikan angka mendekati US$80 miliar, menurut data yang dihimpun Bloomberg.
Sensitivitas investor saat ini berada pada titik tertinggi. Awal pekan ini, laporan dari firma riset Citrini Research yang memaparkan potensi risiko AI terhadap berbagai industri—menggunakan skenario hipotetis di masa depan—sempat mengguncang pasar. Potensi disrupsi teknologi ini telah menekan harga saham di berbagai sektor selama berminggu-minggu, sebuah fenomena yang kini dikenal sebagai "AI scare trade."
Meski demikian, jajak pendapat yang dilakukan Wolfe Research menunjukkan bahwa mayoritas investor bertaruh bahwa efek merusak atau "wrecking ball" dari AI terhadap pasar sebenarnya "berlebihan," menurut Chris Senyek. Namun, para pelaku pasar tetap melihat adanya tren diversifikasi investasi atau "broadening out" yang tetap hidup.
Sejauh ini, Asia tetap menjadi penerima manfaat utama dari ledakan AI. Para trader terus memborong saham produsen cip seperti Samsung Electronics Co dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), yang dipandang sebagai penyedia infrastruktur utama dalam rantai pasok AI.
Di sisi lain, Donald Trump dijadwalkan mengumpulkan para petinggi teknologi dari Amazon, Meta, Microsoft, dan Alphabet di Gedung Putih pekan depan. Agendanya adalah penandatanganan komitmen agar perusahaan-perusahaan tersebut menanggung biaya listrik untuk pusat data (data center) mereka yang sangat haus energi.
Selain itu, Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menyatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan, Trump akan menandatangani arahan untuk menaikkan tarif global menjadi 15% pada sektor-sektor yang dianggap "tepat." Trump dikabarkan tetap mengupayakan "kesinambungan" hubungan dengan negara-negara yang telah menjalin kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat.
Beberapa pergerakan utama di pasar:
Saham
- Kontrak berjangka S&P 500 turun 0,1% pada pukul 09.03 waktu Tokyo
- Kontrak berjangka Hang Seng naik 0,7%
- Indeks Topix Jepang naik 1,2%
- Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,4%
- Kontrak berjangka Euro Stoxx 50 naik 0,7%
Mata uang
- Indeks Bloomberg Dollar Spot relatif tidak berubah
- Euro stabil di US$1,1815
- Yen Jepang naik 0,1% ke 156,21 per dolar AS
- Yuan offshore relatif stabil di 6,8532 per dolar AS
- Dolar Australia stabil di US$0,7120
Kripto
- Bitcoin turun 1,6% ke US$67.827,26
- Ether turun 2,4% ke US$2.050,95
Obligasi
- Imbal hasil obligasi Australia tenor 10 tahun turun dua basis poin menjadi 4,70%
Komoditas
- Minyak West Texas Intermediate naik 0,3% ke US$65,60 per barel
- Emas spot relatif stabil
Artikel ini dibuat dengan bantuan Bloomberg Automation.
(bbn)




























