Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Menguat Tipis Saat Efek Saham Nvidia Mulai Meredup

News
26 February 2026 07:30

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Kamis (26/2), mengikuti jejak positif Wall Street. Meski demikian, optimisme pasar tampak tertahan akibat respons dingin investor terhadap proyeksi penjualan Nvidia Corp. yang sebenarnya melampaui ekspektasi.

Indeks MSCI Asia Pasifik tercatat naik 0,8%, sementara saham raksasa produsen cip Nvidia justru kehilangan tenaga dan menghapus keuntungan awal pada perdagangan setelah jam bursa. Di saat yang sama, kontrak berjangka indeks saham AS melemah tipis di awal sesi Asia. Hal ini mengindikasikan bahwa prospek cerah Nvidia belum cukup untuk memukau investor, sekaligus menandakan kekhawatiran akan ekonomi AI yang terlalu panas masih menghantui perusahaan tersebut.


Pada perdagangan Rabu waktu AS, indeks S&P 500 naik 0,8% dan Nasdaq 100 yang padat teknologi melonjak 1,4%. Di pasar lain, harga obligasi pemerintah AS (Treasury) jatuh di semua tenor sementara dolar AS sedikit melemah. Logam mulia bergerak fluktuatif namun tetap ditutup di zona hijau, sedangkan Bitcoin turun 1,5% ke level di bawah US$68.000.

Pasar sebelumnya sangat menantikan prospek optimistis dari Nvidia, yang dianggap sebagai barometer kecerdasan buatan, guna menyuntikkan energi baru ke sektor AI. Langkah ini diharapkan bisa meredakan kecemasan bahwa lonjakan valuasi saham selama ini telah melampaui fundamental perusahaan. Dengan sinyal bahwa pembangunan infrastruktur komputasi AI tetap sesuai jalur, proyeksi Nvidia sebenarnya mampu memperkuat ekspektasi laba di seluruh rantai pasok semikonduktor dan memberikan dorongan bagi produsen cip di Asia.

Pergerakan saham Nvidia. (Sumber: Bloomberg)