Google Blokir 1,7 Juta Aplikasi Pelanggar Kebijakan Play Store
Farid Nurhakim
25 February 2026 05:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Google menyatakan sudah memblokir lebih dari 1,75 juta aplikasi yang melanggar kebijakan agar tak diterbitkan di toko aplikasi untuk Android, Play Store atau Google Play sepanjang 2025 lalu. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut pun melakukan pemblokiran terhadap lebih dari 80 ribu akun developer, yang mencoba menerbitkan aplikasi berbahaya, menurut laporan terbarunya.
Tak hanya itu, Google menyebut telah mencegah lebih dari 255 ribu aplikasi yang berusaha memperoleh akses berlebihan ke data pengguna yang sensitif. Google mengaitkan aksinya dalam menjaga Play Store tetap bersih dengan inisiatif seperti verifikasi developer, sesuatu yang sudah menjadi kontroversial di kalangan komunitas developer Android.
Lalu, Google memiliki pemeriksaan wajib pra-peninjauan dan persyaratan pengujian aplikasi. Perusahaan tersebut juga telah memblokir 160 juta peringkat atau rating dan review spam pada tahun lalu, termasuk review yang dilebih-lebihkan serta dikurangi.
“Kami juga mencegah penurunan peringkat rata-rata 0,5 bintang untuk aplikasi yang menjadi sasaran pemboman ulasan, melindungi pengguna dan pengembang kami dari ulasan yang tidak membantu,” kata Google, dilansir PCMag, Selasa (24/2/2026).
Google menyoroti bagaimana sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah diintegrasikan ke dalam proses peninjauan. “Membantu tim peninjau manusia kami untuk terus menemukan pola berbahaya yang kompleks dengan lebih cepat,” ungkap mereka.





























