Logo Bloomberg Technoz

Dampaknya, terjadi keterlambatan dalam penyampaian laporan serta proses pengelolaan, penyimpanan, dan penelusuran dokumen pendukung. Pencarian dokumen atas sampel yang diminta auditor disebut membutuhkan waktu lebih lama.

Selain itu, terjadi pergantian akuntan publik dan kantor akuntan publik di tengah proses audit tahun buku 2024 yang masih berjalan. Sebelumnya, perseroan menunjuk KAP Mirawati Sensi Idris dengan progres audit telah melampaui 50%.

Namun pada September 2025, salah satu debitur bank meminta penggantian KAP sehubungan dengan proses restrukturisasi utang. Audit tahun pertama oleh auditor baru memerlukan proses pemahaman klien dari awal, sementara sumber daya manusia perseroan dalam kondisi terbatas.

Sebagai tindak lanjut, perseroan menyatakan telah menambah jam kerja karyawan dan menugaskan kembali karyawan yang sebelumnya bekerja bergantian atau dirumahkan. Perseroan juga menunjuk KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan untuk audit tahun buku 2025.

Terkait kelangsungan usaha, manajemen menyatakan perusahaan tetap dapat melanjutkan operasional, dengan menyebut adanya tambahan kontrak penjualan baru, dukungan pemasok bahan baku, serta langkah efisiensi operasional.

Perseroan berencana menggelar Public Expose insidentil untuk menjelaskan kondisi tersebut kepada publik dan menyatakan komitmen memperbaiki kualitas laporan keuangan serta kepatuhan terhadap peraturan Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

(dhf)

No more pages