Logo Bloomberg Technoz

“Etomidate dampaknya sedasi akut (jangka pendek) dan disregulasi adrenal (jangka panjang),” kata Dicky.

Sedasi akut dapat menyebabkan penurunan kesadaran, gangguan koordinasi, hingga risiko kecelakaan akibat hilangnya kewaspadaan. Dalam konteks penggunaan non-medis melalui vape, kondisi ini berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Sementara itu, dampak jangka panjang berupa disregulasi adrenal berkaitan dengan gangguan fungsi kelenjar adrenal yang berperan penting dalam mengatur hormon stres seperti kortisol. Gangguan ini dapat berdampak pada sistem imun, metabolisme, hingga respons tubuh terhadap stres.

Dicky menegaskan bahwa penggunaan etomidate di luar indikasi medis merupakan bentuk penyalahgunaan zat berbahaya. Jika dikonsumsi melalui vape, pengguna tidak memiliki kendali atas dosis yang masuk ke tubuh, sehingga risiko efek samping meningkat.

Ia juga mengingatkan bahwa kelompok remaja dan dewasa muda menjadi populasi yang paling rentan, terutama karena daya tarik produk vape yang kerap dikemas secara menarik dan dianggap lebih aman dibanding rokok konvensional.

Menurutnya, dari perspektif kesehatan masyarakat, temuan adanya kandungan narkotika dalam vape harus diperlakukan sebagai ancaman serius. Pengawasan laboratorium, penegakan hukum, serta edukasi publik menjadi kunci untuk mencegah dampak yang lebih luas.

“Ini bukan hanya soal gaya hidup, tetapi soal risiko kesehatan yang nyata dan bisa berdampak jangka panjang,” tegasnya.

(dec)

No more pages