Logo Bloomberg Technoz

Kenaikan harga emas ditopang oleh pelemahan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Pada pukul 07:46 WIB, Dollar Index (yang mencerminkan posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) melemah 0,43% ke 97,38.

Investor kini menaruh premi risiko yang lebih tinggi terhadap aset-aset di Negeri Paman Sam. Soalnya, Mahkamah Agung AS telah membatalkan kebijakan tarif yang digaungkan Presiden Donald Trump. Mahkamah menilai Trump telah melampaui kewenangannya.

Kini ketidakpastian menyelimuti kebijakan perdagangan luar negeri AS. Trump memberi sinyal bahwa bakal menerapkan tarif pukul rata 15% bagi semua negara.

“Ini membuat dolar AS melemah, akibat ketidakpastian arah kebijakan,” sebut catatan Goldman Sachs Group Inc, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS. Ketika dolar AS terdepresiasi, maka emas jadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas pun naik sehingga harga terungkit.

(aji)

No more pages