Sedang hanya IHSG (Indonesia) yang melemah 0,43% pada perdagangan hari ini. Jadi, IHSG adalah indeks dengan pelemahan satu–satunya di Asia, dan juga ASEAN.
Kamis, Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan tingkat suku bunga acuan BI Rate bertahan di level 4,75% dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pertemuan Februari 2026.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan dasar penetapan BI Rate bulan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini yakni pada upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global. Langkah ini juga ditempuh untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026–2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18–19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%,” papar Perry dalam Konferensi Pers RDG BI Februari 2026, pada Kamis.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan Bank Sentral juga mempertahankan level suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility bertahan di level 5,5%.
Sebelumnya, Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg per Kamis pagi menghasilkan median proyeksi BI Rate tetap di 4,75%. Dengan itu, Keputusan BI sejalan dengan estimasi pasar.
Keputusan ini di sesuai dengan ekspektasi pasar yang senada meramal keputusan Rapat Dewan Gubernur hari ini. Konsensus 32 ekonom/analis yang disurvei oleh Bloomberg menghasilkan median 4,75% untuk BI Rate.
Bertahannya BI Rate pada pertemuan Februari menjadi yang ke–lima setelah pemangkasan pada RDG September 2025.
(fad)




























