Bloomberg Technoz Kembali Gelar Economic Outlook 2026 di Jakarta

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bloomberg Technoz kembali menghadirkan forum diskusi tahunan Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, yang mempertemukan para pemimpin kebijakan, ekonom, dan pelaku bisnis untuk membahas arah perekonomian di tengah transisi global dan ketidakpastian yang terus berkembang.
Mengusung tema Managing Transition, Capturing New Growth Opportunities, forum ini menempatkan isu transisi ekonomi sebagai fokus utama. Ketidakpastian global, pergeseran rantai pasok, normalisasi kebijakan moneter, hingga percepatan transformasi teknologi menjadi konteks besar yang membentuk arah diskusi.
Acara ini akan diselenggarakan pada 12 Februari 2026 di Financial Hall, Jakarta. Momentum ini dinilai krusial untuk merumuskan strategi pertumbuhan baru sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal.
Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 menghadirkan pembicara dari Indonesia dan internasional yang akan berbagi perspektif strategis mengenai dinamika ekonomi global, kebijakan fiskal dan moneter, serta tantangan dan peluang ekonomi Indonesia ke depan.
Agenda utama dibuka dengan sesi Keynote + 1 on 1 Interview bersama Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia. Sesi ini menjadi fondasi diskusi dengan mengangkat pandangan pemerintah terkait arah kebijakan fiskal dan strategi menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Forum ini juga menghadirkan Chang Shu, Chief Asia Economist Bloomberg Economics, yang memaparkan prospek ekonomi Asia dan risiko global terhadap negara berkembang. Sementara itu, Mohit Mirpuri, Senior Partner Wealth Management SGMC Capital, membahas strategi pengelolaan aset dan peluang investasi di tengah volatilitas pasar.
Soroti Stabilitas Pasar dan Iklim Investasi
Melalui panel diskusi dan sesi eksklusif, Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 mengulas isu kunci mulai dari stabilitas pasar keuangan, iklim investasi, hingga strategi menghadapi perubahan lanskap ekonomi global pada 2026.
Panel Diskusi I membahas dinamika pasar modal dengan menghadirkan Jeffrey Hendrik, PJS Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, David Sutyanto Ketua umum Ikatan Analis Sekuritas Indonesia, Bernadus Setya Ananda Wijaya CEO Sucor Sekuritas, serta Michael Yeoh sebagai praktisi pasar saham.
Panel Diskusi II menyoroti kebijakan ekonomi dan sektor riil dengan menghadirkan Fithra Faisal Hastiadi tim ahli dan juru bicara Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Ajib Hamdani Kepala Bidang Kebijakan Sektoral Divisi Kebijakan Publik APINDO, Mukhamad Misbakhun dari Komisi XI DPR RI, serta Danang Girindrawardana Direktur Eksekutif Asosiasi Tekstil Indonesia (API).
Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 didukung oleh sejumlah institusi keuangan nasional terkemuka, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Bank Jakarta, PT Mayora Indah Tbk, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Mayapada Internasional Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Indonesia Financial Group (Persero), Javabica. Dukungan ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong dialog ekonomi yang kredibel dan berdampak.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan wawasan langsung dari para pengambil kebijakan dan pemimpin pemikiran di Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026.
Untuk informasi lebih lanjut terkait pembicara, peserta, dan peluang sponsorship, silakan kunjungi www.bloombergtechnoz.com






























