Logo Bloomberg Technoz

Fenomena Fitoplankton Bikin Antartika Menghijau, Tanda Bahaya?

Pramesti Regita Cindy
03 April 2026 08:30

Perubahan warna kehijauan pada sejumlah wilayah Antartika. (dok: Noticias Ambientales)
Perubahan warna kehijauan pada sejumlah wilayah Antartika. (dok: Noticias Ambientales)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada awal Maret 2026 citra satelit program milik Badan Antariksa Eropa (ESA) menangkap adanya perubahan warna kehijauan pada sejumlah wilayah Antartika. Sebagaimana dikabarkan Noticias Ambientales, dikutip Jumat (3/4/2026) pengamatan dari satelit Sentinel-3 menunjukkan, warna hijau tersebut dikaitkan dengan adanya perkembangan fitoplankton, yakni organisme mikroskopis yang melakukan fotosintesis dan memberi warna khas pada perairan.

Meski warna-nya hijau mencolok dan memberikan kesan negatif, namun fenomena tersebut bukan tanda bahaya. Para ilmuwan justru menekankan bahwa pertumbuhan fitoplankton tersebut sebagai bagian dari siklus alami ekosistem kutub dan terjadi secara musiman di Samudra Selatan.

Proses ini terjadi saat malam kutub berakhir dan sinar matahari kembali menyinari wilayah tersebut. Pencairan es laut kemudian melepaskan nutrien yang memicu pertumbuhan fitoplankton, yang selanjutnya tersebar oleh arus laut hingga terlihat dari luar angkasa.


Fitoplankton sendiri memiliki peran penting sebagai dasar rantai makanan laut, termasuk bagi krill, serta berkontribusi dalam siklus karbon dan produksi oksigen global.

Meski begitu, di balik fenomena alami tersebut, ilmuwan juga mencatat adanya perubahan yang berkaitan dengan perubahan iklim. Lewat studi terbaru menunjukkan komposisi fitoplankton mulai bergeser sejak 2016, dari dominasi diatom menuju peningkatan cryptophytes dan haptophytes, seiring berkurangnya es laut.