Logo Bloomberg Technoz

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ikut dibuang asing dengan NFS Rp465,2 miliar dan harga turun 1,56% ke Rp3.790.

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mencatat NFS Rp179 miliar walaupun sahamnya melesat 13% ke Rp565. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengalami NFS Rp132,5 miliar dengan kenaikan harga 25,20% ke Rp4.770.

Selanjutnya, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dilepas asing Rp120,6 miliar dengan harga naik 23,35% ke Rp1.400.

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatat NFS Rp118,4 miliar dan menguat 6,01% ke Rp2.470. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengalami NFS Rp109,4 miliar dengan kenaikan harga 4,23% ke Rp2.220.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) juga tercatat NFS Rp102,8 miliar dengan harga stagnan di Rp60. Sementara PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatat NFS Rp78,6 miliar dan menguat 4,93% ke Rp1.170.

Di sisi lain, meski tekanan jual masih dominan pada sejumlah saham, investor asing tetap melakukan akumulasi pada beberapa emiten.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat net foreign buy (NFB) Rp1,4 triliun dengan harga naik tipis 0,50% ke Rp5.075. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) diborong asing Rp494,6 miliar dan menguat 8,21% ke Rp3.560.

Akumulasi asing juga terjadi pada PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sebesar Rp140,8 miliar dengan lonjakan harga 22,73% ke Rp10.800, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp137,3 miliar dengan kenaikan 4,93% ke Rp28.750, serta PT Timah Tbk (TINS) Rp136 miliar yang melesat 29,32% ke Rp4.190.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat NFB Rp134,4 miliar dan naik 12,70% ke Rp7.100, sementara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) diborong Rp133,9 miliar dengan penguatan 3,03% ke Rp1.360.

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga mencatat NFB Rp132,7 miliar dengan kenaikan harga 10,49% ke Rp1.580, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp132 miliar yang naik 8,14% ke Rp4.120, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dengan NFB Rp124,4 miliar dan penguatan 10,23% ke Rp7.275.

(art/wdh)

No more pages