Mengingat peran Indonesia yang krusial, Zahid menyebut bahwa Pakistan akan membantu Indonesia dalam menjalankan kepemimpinannya.
“Kami sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Indonesia, tidak hanya untuk KTT yang akan datang, tetapi juga kesuksesan D-8 sebagai organisasi,” jelas dia.
Lebih lanjut, ia menilai kedua negara perlu mempererat kolaborasi di luar kerangka D-8. Menurutnya, Indonesia dan Pakistan mewakili lebih dari seperempat populasi Muslim dunia, sehingga memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral maupun melalui berbagai forum internasional.
“Penting bagi kedua negara untuk bekerja sama secara bilateral, serta melalui semua platform yang tersedia, termasuk PBB, OKI, D-8, dan ASEAN,” imbuhnya.
(red)
No more pages






























