Logo Bloomberg Technoz

Back-to-Back Hari Raya, Airlangga Yakin Ekonomi Q1-2026 Melesat

Pramesti Regita Cindy
13 February 2026 15:39

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Tercatat 5,03% Lebih Rendah dari Target Pemerintah (Bloomberg/Diolah)
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024 Tercatat 5,03% Lebih Rendah dari Target Pemerintah (Bloomberg/Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 bisa melesat ditopang momentum Ramadan dan Lebaran. Hal ini menyusul kinerja pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 sebesar 5,39% yang dipacu Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Sejalan dengan optimisme tersebut, hal ini menurutnya menjadi momentum yang spesial karena untuk pertama kalinya dua kuartal berurutan ditopang hari besar keagamaan yakni Natal dan Tahun Baru pada kuartal IV-2025 dan Hari Raya Idulfitri pada kuartal IV-2025. 

Sehingga menurutnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, periode Lebaran kerap menjadi pendorong pertumbuhan tertinggi. Karena itu, pemerintah akan terus menggenjot kinerja ekonomi pada kuartal pertama tahun ini.


"Ini untuk pertama kalinya kuartal IV dan kuartal I back-to-back, hari besar keagamaannya. Karena di kuartal I ada Idulfitri. Hal yang diharapkan, dan selama pengalaman kita, pada saat terjadi Lebaran pertumbuhan tertinggi juga. Oleh karena itu kita akan terus dorong pertumbuhan di kuartal pertama tahun ini," kata Airlangga dalam Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). 

Ia juga menyebut pertumbuhan ekonomi secara tahunan (year on year/yoy) tercatat 5,11%, dengan konsumsi rumah tangga tumbuh kuat 4,98% yang menurutnya "mencerminkan stimulus ekonomi yang tepat sasaran, stabilitas harga, serta peningkatan mobilitas akibat daripada hari besar Nataru [Natal dan Tahun Baru)] dan aktivitas ekonomi masyarakat."