Menurut Trump, batu bara adalah sumber energi yang paling bisa diandalkan. Pemerintahannya akan memastikan berbagai langkah untuk meningkatkan pembangkitan dan menyediakan listrik dengan harga yang lebih terjangkau.
“Pembangkitan listrik dari batu bara naik hampir 15% pada tahun pertama pemerintahan saya. Angka itu akan naik menjadi 25% atau 30% pada tahun ini.
“Lebih banyak batu bara berarti lebih sedikit biaya dan uang bertambah di kantong rakyat AS. Tidak buruk,” papar Trump.
Analisis Teknikal
Bagaimana ‘ramalan’ gerak harga batu bara untuk hari ini, Jumat (13/2/2026)? Apakah akan ada kenaikan tiga hari tanpa putus?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara mantap di zona bullish. Tercermin dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 63. RSI di atas 50 mengindikasikan suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Kemudian indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 45. Sedikit berada di area jual (short), tetapi rasanya cenderung netral.
Untuk perdagangan hari ini, harga batu bara sepertinya berisiko turun. Cermati pivot point di US$ 115/ton.
Dari situ, harga bisa menguji support US$ 114-112/ton. Jika kembali tertembus, maka rentang US$ 109-107/ton bisa menjadi target selanjutnya.
Namun jika harga batu bara bisa naik lagi, maka US$ 117/ton bisa menjadi target resisten terdekat. Penembusan di titik ini berpotensi mengerek harga ke kisaran US$ 118-121/ton.
(aji)






























