Logo Bloomberg Technoz

ESDM Belum Buka Opsi Kerek Harga DMO Batu Bara

Nyoman Ary Wahyudi
13 February 2026 05:30

Bongkahan batu bara./Bloomberg-Noriko Hayashi
Bongkahan batu bara./Bloomberg-Noriko Hayashi

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum membuka opsi untuk mengerek harga batu bara domestic market obligation (DMO).

Sikap teranyar itu disampaikan selepas pemerintah sepakat untuk memangkas rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) sembari mengerek porsi DMO tahun ini.

“Belum ada [revisi harga],” kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno di Jakarta, Kamis (12/2/2026).


Adapun, harga batu bara DMO belum pernah mengalami penyesuaian sejak 2018, padahal biaya produksi tambang terus meningkat.

Harga batu bara DMO saat ini masih ditahan di level US$70 per ton untuk sektor kelistrikan dan US$90 per ton untuk sektor semen dan pupuk sejak 2018.