Logo Bloomberg Technoz

Ada Asing di Martabe, Pengalihan ke Perminas Pengaruhi Investasi

Azura Yumna Ramadani Purnama
10 February 2026 18:00

Tambang emas Martabe./Bloomberg-Dadang Tri
Tambang emas Martabe./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar industri pertambangan mengingatkan pemerintah bahwa pengalihan kontrak karya PT Agincourt Resources (PTAR) di tambang emas Martabe berpotensi memengaruhi iklim investasi di sektor pertambangan.

Terlebih, terdapat pihak asing yang turut memiliki sebagian saham induk usaha Agincourt.

Ketua Badan Kejuruan Pertambangan Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) Rizal Kasli menjelaskan PTAR merupakan perusahaan milik PT United Tractors Tbk. (UNTR).


UNTR sendiri adalah anak usaha PT Astra International Tbk. (ASII), yang pemilik mayoritasnya sebesar 50,11% adalah Jardine Cycle & Carriage Limited (JC&C) yang berbasis di Singapura.

Dia meyakini investor asing yang menggenggam saham induk usaha PTAR bakal merasa berinvestasi di Indonesia diliputi ketidakpastian.