Logo Bloomberg Technoz

“Harga emas yang mulai stabil di level US$ 5.000/troy ons menjadi penting untuk menentukan apakah pasar bisa menjalani transisi dari pergerakan reaktif menjadi kenaikan yang berkelanjutan,” kata Ahmad Assiri, Analis di Pepperstone Ltd, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Kabar dari China sepertinya menjadi angin segar bagi harga emas dunia. Pada Januari, bank sentral China (PBoC) kembali memborong emas. Ini sudah terjadi selama 15 bulan beruntun.

PBoC membeli emas sebanyak 40.000 troy ons bulan lalu. Melanjutkan apa yang sudah terjadi sejak November 2024.

World Gold Council (WGC) mencatat bank sentral di berbagai negara memang rajin memupuk emas. Sepanjang 2025, pembelian emas oleh bank sentral mencapai lebih dari 860 ton.

“Permintaan sepertinya akan terus meningkat. Ini menegaskan posisi emas dalam cadangan devisa,” sebut keterangan WGC.

(aji)

No more pages