Sebagai informasi, AISI menyebut bahwa pasar motor domestik masih memiliki potensi untuk terus bertumbuh dengan berbagai tantangan ekonomi yang harus dihadapi bangsa ini.
“Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit.” kata Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala beberapa waktu lalu.
Salah satu tantangan industri sepeda motor menurut Sigit adalah pemberlakuan opsen sebagai pajak tambahan yang diberlakukan di awal tahun oleh sejumlah pemerintah daerah
“Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” ujarnya.
Sigit mengungkapkan efek berganda kondisi geopolitik global berpotensi mempengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik.
Selain pertumbuhan ekonomi, harga komoditas dan kondisi cuaca akan mempengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini. Dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga akan mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.
Di tahun 2025, penjualan sepeda motor di pasar domestik mencapai 6.412.769 unit. Pencapaian ini tumbuh 1,3% dibandingkan dengan periode Januari-Desember tahun sebelumnya, artinya rata-rata penjualan bulanan sepeda motor mencapai 535 ribu unit.
(ell)






























