Logo Bloomberg Technoz

Penyebab Rupiah Cuma Bisa Menguat Tipis Pagi Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
09 February 2026 09:26

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat terbatas 0,04% ke posisi Rp16.860/US$. Tak berselang lama rupiah kembali susut dan hanya menyisakan penguatan 0,01% ke Rp16.865/US$. 

Sementara dari pasar Asia, pergerakan mata uang cukup beragam dengan mayoritas menguat di zona hijau. Baht Thailand memimpin penguatan 0,77%.

Disusul ringgit Malaysia 0,43%, yen Jepang 0,27%, dolar Taiwan 0,22%, peso Filipina 0,21%, dan dolar Singapura 0,07%. 


Sementara dari zona merah, yuan offshore China susut 0,03%, won Korea Selatan 0,02%, dan dolar Hong Kong 0,01%. 

Pergerakan mata uang Asia selaras dengan laju indeks dolar AS yang sedikit tertahan dan kembali ke level 97,63.