Logo Bloomberg Technoz

RKAB Ditebas, Batu Bara Kalori Rendah Mesti US$70 Buat Jaga PNBP

Azura Yumna Ramadani Purnama
09 February 2026 10:30

Coal mine./Bloomberg
Coal mine./Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menilai harga batu bara kalori rendah perlu naik hingga mencapai level US$70/ton jika setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor minerba tetap ingin mencapai target 2026.

Terlebih, produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 direncanakan untuk dipangkas.

Ketua Bidang Kajian Batu Bara dan Renewable Energy Perhapi FH Kristiono memandang agar setoran PNBP 2026 menyamai realisasi 2025 senilai Rp138 triliun maka harga batu bara kalori rendah (4.200 GAR) yang merupakan komoditas ekspor batu bara Indonesia, harus naik ke kisaran US$70/ton dari harga rata-rata saat ini sebesar US$47/ton.


Akan tetapi, dia menilai pengurangan produksi batu bara ke pasar global belum cukup kuat untuk memengaruhi harga komoditas tersebut secara signifikan.

Pemerintah padahal berencana memangkas RKAB batu bara tahun ini, dengan harapan harga komoditas tersebut dapat mengalami kenaikan.