Logo Bloomberg Technoz

Di China, misalnya. Pemerintahan Presiden Xi Jinping berencana untuk mengoperasikan lebih dari 100 Pembangkit LIstrik Tenaga Uap (PLTU) baru tahun ini. Masih ditambah dengan 400 PLTU yang sedang dalam tahap konstruksi.

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana proyeksi harga batu bara untuk hari ini, Jumat (6/2/2026)? Apakah turun lagi atau bisa kembali terakselerasi?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara sejatinya menghuni zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 53.

RSI di atas 50 menunjukka suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSi batu bara belum jauh dari 50 sehingga boleh dibilang cenderung netral.

Kemudian indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 34. Menempati area jual (short) yang kuat.

Untuk perdagangan hari ini, harga batu bara sepertinya berisiko turun. Target support terdekat ada di US$ 114/ton yang merupakan Moving Average (MA) 10.

Jika tertembus, maka harga batu bara kemungkinan bisa terpangkas ke rentang US$ 112-109/ton. 

Namun kalau seandainya harga batu bara naik, maka US$ 118/ton rasanya bisa menjadi resisten terdekat. Penembusan di titik itu bisa mengangkat harga batu bara ke level US$ 120-128/ton.

(aji)

No more pages