Belum jelas apakah isu-isu di luar program nuklir Iran—seperti dukungannya terhadap milisi proksi di Timur Tengah dan rudal balistiknya—akan masuk dalam agenda. Iran memberi sinyal hanya bersedia membahas isu nuklir, sedangkan AS mengindikasikan bahwa topik lain juga harus menjadi bagian dari kesepakatan.
Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Mesir, Pakistan, dan Oman juga terlibat dalam upaya diplomatik untuk mencegah perang di kawasan kaya minyak tersebut.
AS telah mengirimkan aset angkatan laut ke Timur Tengah, meningkatkan kemungkinan konflik lain setelah AS dan Israel membombardir Iran selama perang 12 hari pada Juni lalu.
Trump secara rutin mengancam akan menyerang Iran sejak penindakan brutal Teheran terhadap protes massal bulan lalu. Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan pada Minggu bahwa serangan terhadap negaranya akan memicu "perang regional."
The New York Times sebelumnya melaporkan bahwa pertemuan antara pejabat AS dan Iran akan digelar di Istanbul akhir pekan ini dengan partisipasi beberapa negara Timur Tengah.
Witkoff dijadwalkan tiba di Israel pada Selasa untuk berbicara dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Menteri Energi Israel Eli Cohen memperingatkan agar tidak mengurangi tekanan AS terhadap Iran.
"Menurut kami, tidak ada gunanya negosiasi ini," kata Cohen kepada Radio Militer pada Selasa. "Iran memiliki sejarah yang terbukti tidak pernah menepati janji, baik lisan maupun tertulis. Yang akan dilakukan Iran adalah mengulur waktu."
(bbn)






























