Sejalan dengan itu, Global Head of Asset Allocation, Invesco, Paul Jackson, menyampaikan ekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang relatif baik. Menurutnya, pengelolaan cadangan devisa yang berhati-hati dengan pendekatan investasi yang lebih adaptif menjadi kunci menjaga stabilitas di tengah volatilitas global.
"Dengan paradigma baru dalam pengelolaan cadangan devisa yang adaptif dan berhati-hati, BI berupaya menjaga kecukupan cadangan devisa guna memastikan stabilitas ekonomi nasional," tutur Aida.
Dia menjelaskan, untuk menjaga stabilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, bauran kebijakan transformasi ekonomi diperkuat melalui lima sinergi strategis, yakni stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, percepatan hilirisasi industri, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan pembiayaan perekonomian dan pasar keuangan, serta akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional yang didukung kerja sama bilateral dan regional.
Melengkapi sinergi kebijakan nasional tersebut, Bank Indonesia terus mengimplementasikan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, serta pengembangan UMKM dan ekonomi syariah guna menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif berkelanjutan.
(red)






























