Ukraina telah mengurangi intensitas serangan terhadap kilang minyak Rusia tahun ini. Tiga kilang menjadi sasaran pada Januari dibandingkan dengan 11 kilang pada Desember. Kyiv juga menargetkan pelabuhan dan kapal tanker yang menangani minyak Moskwa.
Pada saat yang sama, Rusia meningkatkan serangan terhadap sektor listrik Ukraina, menyebabkan ratusan ribu orang hidup tanpa pemanas, air, dan listrik di tengah suhu beku.
Ibu kota Ukraina, Kyiv, dan kota-kota lain bergegas memulihkan pasokan listrik setelah serangan udara besar-besaran Rusia pada akhir pekan lalu menyebabkan pemadaman secara luas, meski pembicaraan damai sedang berlangsung di Uni Emirat Arab.
Menurut laporan keuangannya, kilang Slavyansk memproses rata-rata 467.000 ton minyak mentah per bulan pada paruh pertama 2025. Angka ini setara dengan hampir 115.000 barel per hari berdasarkan nilai tukar 7,33 barel per ton.
(bbn)






























