Logo Bloomberg Technoz

BI Lapor Aktivitas Manufaktur Moncer, Bisa Terbaik dalam 4 Tahun

Hidayat Setiaji
19 January 2026 11:18

Pabrik PT NAYUEdi Cikarang, Jawa Barat, Rabu (15/10). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)
Pabrik PT NAYUEdi Cikarang, Jawa Barat, Rabu (15/10). (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) merilis data aktivitas manufaktur periode kuartal IV-2025. Hasilnya, aktivitas manufaktur masih ekspansif bahkan lebih cepat ketimbang kuartal sebelumnya.

Pada Senin (19/1/2026), BI melaporkan Prompt Manufacturing Index (PMI)-BI sebesar 51,86%. PMI-BI di atas 50% menandakan aktivitas yang berada di zona ekspansi.

PMI-BI pada kuartal IV-2025 lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yaitu 51,66%. Skor PMI-BI di 51,86% juga menjadi yang tertinggi sejak kuartal II-2024 atau sekira 1,5 tahun terakhir.


"Berdasarkan komponen pembentuknya, peningkatan PMI-BI didorong oleh ekspansi pada mayoritas komponen yaitu Volume Produks​i, Volume Persediaan Barang Jadi, dan Volume Total Pesanan. Berdasarkan Sublapangan Usaha (Sub-LU), PMI-BI pada sebagian besar Sub-LU juga berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Kertas dan Barang dari Kertas, Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman, Industri Barang Galian Bukan Logam, serta Industri Makanan dan Minuman," sebut laporan BI. 

Skor PMI-BI yang meningkat juga sejakan dengan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU). Kinerja kegiatan LU Industri Pengolahan tetap kuat dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 1,18%.