Eropa Pemodal Besar Amerika, Dampak Ancaman Tarif Trump Lemah
News
19 January 2026 06:15

Simon Kennedy—Bloomberg News
Bloomberg, Dampak mata uang euro akibat ancaman baru perdagangan Donald Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland mungkin relatif lemah sebab ketergantungan Amerika Serikat (AS) yang besar pada wilayah tersebut terkait modal, menurut seorang ahli strategi Deutsche Bank AG.
Eropa adalah pemberi pinjaman terbesar AS, dengan negara-negara di kawasan tersebut memegang US$8 triliun (sekitar Rp135 ribu triliun) obligasi dan saham AS, hampir dua kali lipat dari negara-negara lain di dunia, tulis George Saravelos, kepala riset valuta asing global Deutsche, dalam laporan kepada klien pada Minggu.
“Dalam ruang di mana stabilitas geoekonomi aliansi Barat terganggu secara eksistensial, tidak diketahui secara pasti alasan Eropa akan bersedia memainkan peran ini,” katanya. “Perkembangan dalam beberapa hari terakhir berpotensi mendorong rebalancing dolar lebih lanjut.”
Tarif baru Donald Trump terhadap negara-negara Eropa terkait Greenland juga dapat menjadi katalisator bagi kohesi politik Eropa yang lebih besar, artinya dampak negatif terhadap euro terhadap dolar mungkin tidak akan bertahan lama minggu ini, katanya.




























