Senada dengan optimisme tersebut, Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji Gusta, memaparkan bahwa secara teknikal IHSG memang masih berada dalam jalur pendakian (uptrend).
Meski demikian, Nafan memberikan catatan kecil bagi para investor untuk tetap moderat dalam mengambil keputusan.
"Indikator sudah menunjukkan overbought, sehingga perlu mewaspadai adanya potensi aksi profit taking atau ambil untung dalam jangka pendek," jelas Nafan.
Dari sisi makro, Nafan melihat sentimen global dan domestik saling berkelindan. Di tengah data ekonomi AS yang beragam dan kenaikan harga komoditas seperti emas, daya tarik pasar domestik tetap terjaga berkat kesiapan pemerintah dalam mengeksekusi kebijakan sektor riil.
"Pemerintah tengah menyiapkan berbagai paket ekonomi dan program prioritas untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,4% pada tahun ini, sesuai dengan asumsi makro APBN 2026," pungkasnya.
Kombinasi antara teknikal yang solid dan fundamental ekonomi yang mulai menunjukkan taringnya membuat lantai bursa kian bergairah. Jika koordinasi kebijakan fiskal dan moneter terus harmonis, bukan tidak mungkin rekor-rekor baru akan kembali tercipta dalam waktu dekat.
(red)































