Tak hanya itu, JPMorgan turut memborong 1.763.900 saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), menjadikan total kepemilikannya 1.785.900 saham. Dimensional Fund juga tercatat membeli 1.269.439 saham CUAN, dengan total kepemilikan mencapai 124.268.671 saham.
Di tengah aksi akumulasi saham-saham Grup Barito tersebut, PT Petrosea Tbk (PTRO), salah satu saham yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu justru menjadi sorotan karena berpotensi masuk indeks global, meski belum tercatat diborong investor institusional besar dalam laporan kepemilikan terbaru.
Riset Henan Putihrai Sekuritas menilai PTRO berada dalam posisi strategis karena berpeluang masuk indeks MSCI dan FTSE Russell secara bersamaan. Pengumuman hasil peninjauan MSCI dijadwalkan pada 10 Februari 2026, disusul FTSE Russell pada 20 Februari 2026.
Henan Putihrai mencatat, inklusi ganda MSCI dan FTSE secara historis kerap menjadi katalis berkelanjutan bagi pergerakan harga saham. Dalam skenario tersebut, potensi arus dana masuk ke PTRO diperkirakan dapat mencapai lebih dari US$300 juta, seiring dengan meluasnya basis investor dan meningkatnya likuiditas saham.
Lebih lanjut, Henan Putihrai juga mengungkapkan bahwa saham yang mendekati inklusi MSCI Standard umumnya telah mengalami penyesuaian valuasi sebelum pengumuman resmi. Kondisi ini dipicu oleh dana pasif global dan investor berbasis indeks yang mulai melakukan positioning lebih awal, sehingga mendorong pergerakan harga saham melampaui ambang kelayakan teknis meskipun tanpa perubahan fundamental yang signifikan.
(dhf)































