Logo Bloomberg Technoz

Bos Bank Sentral Bersatu Dukung Powell, Termasuk Perry Warjiyo

Tim Riset Bloomberg Technoz
15 January 2026 11:39

Gubernur Fed Jerome Powell dalam keterangan kepada media usai rapat FOMC dan keputusan pemangkasan suku bunga 25 bps. (Bloomberg)
Gubernur Fed Jerome Powell dalam keterangan kepada media usai rapat FOMC dan keputusan pemangkasan suku bunga 25 bps. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Solidaritas terbuka yang disampaikan para bankir bank sentral dunia kepada kepala bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve, Jerome Powell tak bisa dianggap sebagai pernyataan seremonial atau basa-basi agar terdengar kompak. 

Pernyataan bersama yang dirilis Selasa (13/1/2026) bisa jadi sinyal politik dan ekonomi yang kuat bahwa independensi bank sentral sedang berada di bawa tekanan, dan para pemimpin bank sentral tak ingin tinggal diam. 

Para pemimpin bank sentral global, dari benua Eropa hingga Asia bahkan termasuk negara berkembang, secara kolektif menyatakan dukungan personal dan institusional kepada Powell. 


"Kami berdiri dalam solidaritas penuh dengan Sistem Federal Reserve dan Ketua Jerome H. Powell. Independensi bank sentral merupakan pilar utama stabilitas harga, stabilitas keuangan, dan stabilitas ekonomi demi kepentingan warga negara yang kami layani," kata pernyataan itu.

Melalui pernyataan tersebut, para pemimpin bank sentral juga menekankan pentingnya menjaga independesi dengan tetap menghormati supermasi hukum dan akuntablitas demokratis. "Ketua Powell telah menjalankan tugasnya dengan integritas, berfokus pada mandatnya, serta menunjukkan komitmen yang teguh terhadap kepentingan publik."