Logo Bloomberg Technoz

Indeks LMEX yang melacak kinerja enam logam utama, termasuk tembaga dan timah berada di jalur untuk melampaui rekor yang ditetapkan lebih dari tiga tahun lalu.

Timah merupakan pasar dengan likuiditas paling rendah di LME dan rentan mengalami periode volatilitas yang ekstrem.

Gelombang masuk investor China ke komoditas turut mendorong kenaikan, dengan volume perdagangan timah di Shanghai Futures Exchange mencapai rekor harian pada Selasa, sebelum harga melonjak hingga batas harian pada Rabu.

Penggunaan timah dalam penyolderan membuatnya sejak lama dipandang sebagai proksi bagi sektor komputasi, dan dana-dana mengalir deras ke pasar ini seiring kuatnya investasi di bidang kecerdasan buatan dan pusat data.

Seperti halnya logam lain, gangguan pasokan juga memicu sentimen bullish, dengan ketidakpastian ekspor dari Indonesia — produsen terbesar kedua — masih membayangi pasar.

Optimisme terhadap China

Lonjakan volume perdagangan di bursa logam domestik China sejalan dengan arus masuk ke pasar saham lokal, yang mengangkat indeks luas saham domestik ke level tertinggi sejak 2015. Investor secara umum makin optimistis terhadap pasar keuangan negara tersebut pada tahun ini.

Untuk timah, ketidakpastian utama adalah seberapa besar pasokan yang akan dikirim Indonesia. Penertiban penambangan ilegal yang dipimpin militer di wilayah utama penghasil timah menekan arus pasokan tahun lalu.

Ekspor turun pada Desember dibanding bulan sebelumnya, dan prospeknya masih belum jelas, sebagian karena pemerintah belum menyetujui kuota penambangan tahun ini.

Meski harga melonjak tajam, pasar timah belum menunjukkan tanda-tanda keketatan fisik, dengan stok yang tersimpan di gudang-gudang yang dipantau LME meningkat ke level tertinggi dalam 11 bulan.

Selain itu, kontrak berjangka diperdagangkan dengan premi terhadap harga spot — struktur yang dikenal sebagai contango — yang mengindikasikan pasokan jangka pendek masih melimpah.

Timah diperdagangkan 5,2% lebih tinggi pada US$52.085 per ton di LME pada pukul 12.13 waktu Shanghai.

Logam ini juga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di Shanghai Futures Exchange, melonjak hampir 9% hingga menyentuh batas atas harian di 413.170 yuan (US$59.212) per ton.

(bbn)

No more pages